Berilah sesuai dengan kemampuan

“Hendaklah orang yang mampu memberi nafkah menurut kemampuannya. Dan orang yang disempitkan rezkinya hendaklah memberi nafkah dari harta yang diberikan Allah kepadanya. Allah tidak memikulkan beban kepada seseorang melainkan sekedar apa yang Allah berikan kepadanya. Allah kelak akan memberikan kelapangan sesudah kesempitan.” (Q.S. Ath Thalaq (65): 7) —> dengan kata lain: kalau Anda miskin, usahakan menyedekah kan uang anda sekalipun sedikit, mudah2an Allah memberikan kekayaan. Kalau Anda bodoh/sedikit ilmu, usahakan mengajarkan ilmu bermanfaat ke orang lain sekalipun pemahaman Anda ngga sempurna, semoga Allah memberikan kecerdasan/ tambahan ilmu. Kalau Anda sangat sibuk dan bingung kenapa ngga bisa istirahat, usahakan memberikan tenaga anda untuk sesuatu yang bermanfaat/ membantu orang lain, semoga nantinya Allah tidak lagi menyibukkan Anda dengan hal2 yang tidak bermanfaat. Kalau Anda sakit, usahakan untuk mengajarkan kesehatan ataupun membantu saudara Anda yang sakit, semoga Allah akan memberikan Anda kesehatan. Kalau Anda menganggur, usahakan untuk memberikan mata pencaharian untuk orang lain, semoga Allah memberikan Anda sendiri pekerjaan/ mata pecaharian. Kalau Anda ketakutan dengan apapun, usahakan untuk memberikan keamanan bagi orang lain, semoga Allah memberikan keamanan untuk Anda. Kalau Anda hina, usahakan untuk memberikan kemuliaan untuk orang lain, semoga Allah memberikan kemuliaan untuk Anda. Dst… Aamiin.

Dikirim: Betty Sunaryo, Kamis 17 Januari 2013, Pkl. 10:47

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s